Like Fans Page Kami ,Terimakasih :)

9/25/2010

Daftar Adsense Murah

Daftar Adsense Murah Rp.50.000,-

Aktris Ini mirip sekali dengan Luna Maya

Detail Berita
Sabai Morschek (Foto:Dok.Cariartis.com) 
Wajah cantik Sabai Morschek sekilas mirip Luna Maya. Disebut bermuka mirip kekasih Ariel itu, Sabai enggan aji mumpung.

"Aku mah enggak mau ambil untung. Aku juga enggak mau aji mumpung. Terserah orang-orang mau bilang apa," ujar Sabai yang dijumpai di Planet Hollywood, Jakarta, Kamis (23/9/2010).

Aktris yang memerankan wanita pekerja seks komersil di film Sang Dewi ini tak mau ambil pusing dengan pendapat orang akan dirinya.

"Aku sih cuek aja. Jalani aja semuanya masing-masing. Orang mau bilang apa, terserah. Yang penting aku mau menjalani semuanya dengan pribadi sendiri," tegasnya.

Perempuan kelahiran Padang, 3 Oktober 1988 ini baru saja membintangi film terbaru berjudul Sweetheart. Berperan sebagai Imel, karakter antagonis yang jahat, Sabai merasa tertantang.

"Aku memang merasa tantangannya gede banget di film ini. Aku enggak perlu observasi soalnya karakternya tantangan banget buat aku. Paling aku tanya-tanya saja untuk mendalami peran," ucap lulusan Universitas Pelita Harapan ini


Baca Juga:
Lindsay lohan Di penjara 15 Jam


source: okezone.com

Lindsay Lohan di penjara selama 15 jam


Aktris cantik ini di bebaskan karena gagal dalam pembuktian kasus narkoba pada hari jumat kemarin (24/9)

Lohan dibebaskan dari Rumah Tahanan Regional di pinggiran Los Angeles, Lynwood, beberapa waktu menjelang tengah malam, seperti dilaporkan jejaring selebriti TMZ.

Lohan, 24 tahun, dengan tangan diborgol digiring dari ruang sidang Beverly Hills pada Jumat pagi karena hakim menemukan bukti penyalahgunaan zat terlarang oleh bintang The Mean Star ini. Bukti penyalahgunaan obat-obatan terlarang dengan ancaman penjara tiga tahun itu adalah yang ketiga kalinya dilakukan Lohan dalam tiga tahun belakangan ini.

Hakim memerintahkan Lohan dijebloskan ke penjara hingga pemeriksaan pada 22 Oktober. Namun belakangan putusan hakim itu diubah oleh seorang penyelia dan Lohan harus membayar uang jaminan sekitar Rp 2,7 miliar.

Selama akhir Juli dan Agustus, Lohan telah menjalani dua pekan dari 90 hari hukuman penjara, dan kemudian 22 hari program rawat-inap di pusat rehabilitasi narkoba.

Create your own banner at mybannermaker.com!


Baca Juga:
Kerangka Manusia Prasejarah Di Aceh

Seperti Inilah Kerangka Manusia Prasejarah Di Aceh

Sebuah peneliti telah menemukan  kerangka manusia prasejarah yang amat langka,Balai Arkeologi (BALAR) Medan, Sumatera Utara, mengemukakan kawasan Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, pernah dihuni manusia zaman prasejarah. Pernyataan ini diungkapkan setelah para peneliti itu menemukan batu kapak persegi dan sejumlah tulang manusia di ceruk (gua) hulu Danau Lauttawar. 

Dua peneliti senior dari BALAR Medan, Ketut Wiradnyana dan Lucas Partanda Koestoro, di Takengon Minggu (26/9) mengatakan, banyak ceruk di Mendale yang kini sedang digali (eksavasi) ditemukan beberapa kepingan budaya masa lalu, seperti tulang, gerabah, molusca bahkan tulang manusia dan kerangka.

"Salah satu temuan terbaru adalah kerangka manusia di Ujung Karang Kebayakan yang merupakan titik penggalian baru setelah ceruk Mendale," kata Ketut. Dalam penelitian ini ia mengajak bersama enam arkeolog lainnya.

Menurut Ketut, temuan kerangka manusia di Ujung Karang dalam kondisi terlipat belum dapat dipastikan umurnya karena masih dalam proses penggalian.

"Mungkin hari Selasa mendatang semua bagian kerangka manusia tersebut akan dapat dilihat secara utuh," kata Ketut.

Kata dia, dengan temuan kerangka manusia di Ujung Karang Kebayakan berarti sudah dua kerangka manusia ditemukan BALAR Medan di dua lokasi berbeda, Ceruk Mendale dan Ceruk Ujung Karang.

"Semakin menarik temuan di Aceh Tengah. Semoga dapat membuka tabir sejarah masa lalu dari temuan sisa-sisa atau sampah masa lalu," sebut Lucas.

Rasa penasaran peneliti arkeolog Sumatera dari BALAR Medan semakin besar setelah salah seorang warga Takengon Zulkifli MD, mengatakan kepada peneliti dari BALAR bahwa di daerah Umang Isaq Kecamatan Linge ditemukan beberapa bentuk tulisan (goresan) di atas batu.

"Saya yakin tulisan tersebut bukan dibuat sekarang karena batunya sudah berlumut dan bentuk tulisan/goresan yang tidak saya pahami," kata Zulkifli.

Menurut para peneliti arkelolog, guna mengetahui umur, semua temuan di seputaran Mendale, diperlukan analisa karbon di Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN).







your own flash source: tempo.interaktif.com